DONY AKTANI, ST

Dubes Iran Puji Keindahan Alam Bukittinggi

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

Bukittinggi ( Berita ) : Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Kamal S Fandi menyatakan kekagumannya terhadap keindahan alam dan suasana Islami Kota Bukittinggi, Sumbar, dan juga menjadwalkan akan membuat film dokumenter tentang kota wisata berhawa sejuk itu.

“Alam Kota Bukittinggi adalah karunia Allah yang sangat luar biasa,” kata Kamal S Fandi didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Mr Amir, Bukittinggi, Jumat [20/06].

Kunjungan Dubes Iran itu ke Kota Bukittinggi untuk berlibur dan juga dijadwalkan membuat film dokumenter tentang kota wisata itu.

Menurut dia, bagi warga Iran, Pulau Sumatera khususnya Kota Padang dan Bukittinggi bukan merupakan hal asing lagi karena beberapa tahun lalu para saudagar Iran banyak mendaratkan kakinya langsung di Pulau Sumatera setelah berlayar dari negaranya,” katanya.

Sekda Bukittinggi, H Khairul, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap jumlah kunjungan wisatawan asal Iran ke daerah itu akan meningkat. “Kunjungan ini satu kehormatan dan akan memberikan dampak sangat besar terhadap kemajuan pariwisata yang menjadi sektor andalan Kota Bukittinggi,” katanya.

Terkait pembuatan film dokumenter itu, dirinya menyambut baik dan berjanji akan memfasilitasinya. “Ini adalah satu bentuk promosi wisata kita untuk negara lain,” katanya.

Kota Bukittinggi memiliki objek wisata yang menjadi daya tarik para wisatawan, di antaranya alam, sejarah dan budaya. Objek wisata Kota Bukittinggi di antaranya, Ngarai Sianok, panorama Lubang Jepang, Jam Gadang, Istana Bung Hatta, dan lainnya. Tidak ketinggalan kuliner di antaranya nasi kapau, ampiang dadiah dan lainnya. ( ant )

RRI Jajaki Kerjasama Dengan VT Communication Inggris

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

London ( Berita ) : Radio Republik Indonesia Siaran Luar Negeri (RRI SLN) yang dikenal dengan “The Voice Of Indonesia” bersama PT Len Industri sebagai penyedia transmisi mengadakan kunjungan kerja selama seminggu di Kerajaan Inggris sekaligus menjajaki kerjasama dengan VT Communication.

“Tujuan kehadiran kami di sini dalam rangka melakukan studi banding,” ujar Kepala Stasiun Luar Negeri RRI Sutrisno Santoso, usai mengadakan pertemuan dengan Duata Besar RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia Yuri Thamrin di KBRI London, Jumat [20/06].

Sutrisno bersama Senior Manajemen Teknisi RRI SLN Eddy Heryanto dan Manajer Proyek PT Len Industri Mursid Indarto menjajaki kerjasama operasi dan pemeliharaan serta penyediaan suku cadang dengan VT Communication yang merupakan perusahaan penyiaran (broadcaster) terbesar di dunia.

Menurut Sutrisno, VT Communication tersebar di lebih 100 negara dari 29 lokasi di dunia yang membantu melayani dan mengembangkan siaran di seluruh dunia yang berdaya sangat besar merupakan perusahaan yang menyewakan “air times” untuk berbagai siaran radio di dunia.

Diakuinya, RRI Siaran Luar Negeri yang memiliki siaran 10 bahasa di dunia mencakup Jerman, Spanyol, Perancis, Inggris, Mandarin, Jepang dan Malaysia, Arab, Korea termasuk Bahasa Indonesia membutuhkan kualitas suara yang prima.

Untuk dapat menjangkau berbagai negara RRI membutuhkan sistem transmisi yang lebih baik lagi, salah satunya adalah agar dapat menyewa “air times” dari VT Communication.

Selama di Inggris Sutrisno bersama rombongan termasuk tiga teknisi RRI Siaran Luar negeri juga melakukan kunjungan ke lokasi pemancar yang berdaya tinggi, serta berkunjung ke dapur BBC London Seksi Indonesia.

Dikatakannya, siaran Luar negeri RRI sebagaimana BBC London dengan berbagai seksi bahasa berusaha memberikan gambaran kepada masyarakat asing di luar negeri ternatng berbagai kemajuan yang ada.

Selain gambaran mengenai cita-cita, aspirasi, garis politik, derap kemajuan pembangunan, kebudayaan Indonesia guna membangun citra positif Indonesia untuk menunjang politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, yang diabdikan kepada kepentingan nasional Indonesia, ujarnya.

Menurut Sutrisnio, “The Voice of Indonesia” mempunyai motto “The Sound of Dignity” yang maksudnya menunjung tinggi harkat dan martabat bangsa didalam setiap penyiarannya. ( ant )

Pemerintah Agar Bubarkan Ahmadiyah Dan Bebaskan Habib Riziq

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan membebaskan Ketua Front Pembela Islam, Habieb Riziq tanpa persyaratan apapun. Pernyataan tersebut disampaikan Al-Ustadz Syarifin Maloko, SH, MSi dan Presidium Ummat Islam Sumut,KH.Zulfikar Hajar, LC dalam tabligh akbar di Mesjid Raya Al-Mashun Medan, Jumat [20/06] .

Dalam tabligh akbar yang dihadiri ratusan ummat Islam itu, Al-Ustadz Syarifin Maloko mengatakan, selain membebaskan Habieb Riziq pemerintah juga harus memeriksa pimpinan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKBB). Diduga ada kelompok tertentu yang membiayai kedatangan massa AKKBB yang menyebabkan insiden Monas pada 1 Juni 2008. “Jika tidak ada yang mendanai tidak mungkin AKKBB dapat melaksanakan kegiatan yang begitu meriah,” katanya.

Maloko juga mengimbau agar ummat Islam harus bersatu menghadapi kelompok yang mencoba untuk merongrong Islam seperti JAI tersebut.

Sementara itu, Presidium Ummat Islam Sumut, KH.Zulfikar Hajar, LC mengatakan, pemerintah harus membubarkan JAI karena telah melakukan penodaan terhadap Islam.

Tuntutan tersebut tidak dapat ditawar-tawar lagi. SKB tentang larangan menyebarkan ajaran Ahmadiyah diyakini tidak akan efektif karena ummat Islam punya pengalaman terhadap kelompok tersebut. Ahmadiyah pernah dilarang di Sumut tetapi kelompok kembali menyebarkan ajarannya ketika mulai dilupakan, katanya. ( ant )

Jaksa Agung Harus Tegas Tindak Bawahannya Melanggar Hukum

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

Bandarlampung ( Berita ) : Jaksa Agung Hendarman Supandji diminta dapat segera mengambil tindakan yang paling tegas terhadap bawahannya yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dan melakukan perbuatan tidak terpuji, karena hal itu merupakan salah satu cara untuk memulihkan citra lembaga Kejaksaan Agung.

“Jaksa Agung saat ini memang memiliki rekam jejak yang baik dan profesional. Karena itu, semua berharap adanya tindakan tegas yang diambilnya terhadap siapa saja bawahannya yang melakukan pelanggaran itu,” kata mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Syamsu Djalal, saat dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu [21/06] .

Syamsu menyatakan keyakinannya bahwa Jaksa Agung akan bertindak sangat tegas terhadap para bawahannya, termasuk terhadap para jaksa agung muda yang telah diperintahkan untuk diperiksa terkait adanya hubungan pembicaraan telepon antara mereka dengan Artalyta Suryani (Ayin), terdakwa kasus penyuapan kepada jaksa Urip Tri Gunawan.

Namun, lanjut dia, tindakan tegas itu harus diambil dalam waktu yang cepat, sekaligus untuk mereformasi lembaga Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, Jaksa Agung Hendarman Supandji menyatakan, paling tidak pekan depan sudah ada keputusan terhadap Jamdatun, Jamintel, dan mantan Jampidsus, serta 11 jaksa, terkait adanya rekaman perbincangan dengan Artalyta Suryani alias Ayin yang menghebohkan itu.

“Kalau bisa minggu ini selesai. Kalau tidak minggu depan selesai ada keputusan,” kata Hendarman pula.

Jaksa Agung Muda Pengawasan MS Rahardjo menyatakan, telah menemukan bukti awal terjadi pelanggaran PP No. 30 Tahun 1980 tentang Disiplin PNS, yang dilakukan oleh Kemas Yahya dan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negaram Untung Udji Santoso.

Jaksa Agung Muda Intelijen, Wisnu Subroto, termasuk juga diperiksa oleh tim pengawas Kejaksaan Agung.

Nama Wisnu yang juga mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung disebut-sebut bersama nama Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Untung Udji Santoso, dalam rekaman pembicaraan Ayin dengan mantan Jampidsus Kemas Yahya Rahman yang diputar dalam Sidang Tipikor pada Rabu (12/6) lalu.

Hendarman mengatakan Jaksa Muda Intelejen (Jamintel) Wisnu Subroto yang memiliki inisiatif untuk menangkap Artalyta.

Di Harian Umum Lampung Post, Lampung, edisi Selasa 17 Juni 2008 menuliskan dalam laporan utamanya tentang kedekatan antara Wisnu Subroto dengan Artalyta atau Ayin.

Pertemanan keduanya terjalin sejak Wisnu masih menjabat Kepala Kejati Lampung. Dengan mengutip seorang pengaca senior sebagai nara sumbernya, harian itu menulis bahwa agak mustahil jika Wisnu tidak kenal Ayin.

Lebih lanjut disebutkan, hampir setiap Sabtu malam, Ayin dan Wisnu serta beberapa orang penting sering berkaraoke bersama di sebuah “lounge” milik seorang pengusaha di Telukbetung, Bandarlampung.

Ayin juga diketahui sebagai isteri pengusaha terkenal di Lampung yang suaminya meninggal dunia, kemudian dia meneruskan bisnisnya bersama anak-anak dan keluarganya. Sejumlah petinggi dan tokoh di Lampung diketahui kenal dengan Ayin itu.

Berkaitan itu, Syamsu Djalal mengharapkan berbagai pihak untuk memberikan dukungan kepada Jaksa Agung dalam menindak tegas semua bawahannya yang melakukan pelanggaran, sekaligus mendorong Jaksa Agung dan semua pihak terkait untuk mereformasi lembaga Kejaksaan Agung itu. ( ant )

Polri Buktikan Keseriusannya Tuntaskan Kasus Munir

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

Jakarta ( Berita ) : DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai, ditetapkannya mantan Deputi V Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi PR sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir menunjukkan keseriusan Polri menuntaskan kasus tersebut. “Kita tidak bicara prestasi atau persoalan waktu yang dianggap terlambat.

Tetapi ini (penetapan Muchdi PR sebagai tersangka.red) adalah bukti keseriusan Polri yang berupaya mengusut secara tuntas kasus Munir,” kata Sekretaris Jenderal DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz di Jakarta, Jumat [20/06] .

Irgan Chairul mengatakan, kerja Polri tersebut perlu dihargai dan diharapkan kasus itu dapat diusut tuntas sampai keakar-akarnya. “Kita harap ini bisa mengungkap secara terang benderang, dan diketahui siapa pelaku sebenarnya,” katanya. Menurut dia, kerja-kerja profesional Polri harus didukung sehingga masyarakat menjadi lebih percaya kinerja Polri dan Pemerintah.

Gengsi

Sementara itu, di tempat terpisah, anggota Komisi I DPR Al Muzammil Yusuf mengatakan, proses penegakan hukum selanjutnya dalam kasus Munir itu tidak perlu dihadapkan dengan gengsi atau ketersinggungan korps/kesatuan.

Karena, kata anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) itu, yang diproses hukum bukan hanya petinggi TNI, bahkan mantan Kapolri juga sudah diproses dan divonis (Rusdiharjo, mantan Dubes di Malaysia ), serta mantan Kabareskrim Mabes Polri bintang tiga (Suyitno Landung).

Selain itu, lanjutnya, sejumlah anggota DPR, mantan menteri, anggota Komisi Yudisial, petinggi Kejaksaan Agung, mantan pejabat Bank Indonesia, juga sedang dan telah diproses secara hukum. “Yang perlu kita tumbuhkan justru semangat kebersamaan kita untuk menegakkan supremasi hukum, yang bercirikan fair, transparan, sesuai prosedur, dan menghormati praduga tak bersalah,” katanya.

Dengan demikian, kata Muzzammil yang juga salah satu Ketua DPP PKS itu, situasi politik tetap aman terkendali dan pada gilirannya membuahkn putusan hukum yang berkeadilan.

Sebelumnya, Kepolisian RI (Polri) pada Kamis kemarin (19/6) memeriksa dan menahan mantan Deputi V BIN Muchdi PR dalam kasus meninggalnya aktivis HAM Munir.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira menyatakan Muchdi diduga melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana junto pasal 55 KUHP tentang turut serta dalam tindak pidana.

Dengan pasal tersebut, Muchdi mendapatkan ancaman hukuman 20 tahun penjara, seumur hidup atau hukuman mati. Munir tewas pada 7 September 2004 di atas pesawat Garuda yang terbang dari Jakarta menuju Belanda melalui Singapura. Pengadilan telah memvonis bersalah mantan Dirut Garuda Indra Setiawan satu tahun penjara dan mantan pilot Garuda Pollycarpus Budihari Priyanto 20 tahun penjara atas kasus ini. ( ant )

Konser Religi Grup Gigi Dan Grup Ungu

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

Jakarta (ANTARA News) – Vokalis grup band GIGI, Armand Maulana mengatakan para personil GIGI dan personil band UNGU selama dua bulan ke depan akan berlatih bersama secara intensif demi memberikan suguhan terbaik dalam sebuah konser religi yang akan berlangsung di Senayan Jakarta, 26 Agustus mendatang.

“Ide ini (konser bersama, red) muncul dari manajemen masing-masing untuk membuat program yang belum pernah dilakukan sebelumnya. GIGI dan UNGU akan berkolaborasi dalam konser religi berjudul “Pintu SurgaMu”, sehingga kami akan berlatih bersama demi memberikan konser yang terbaik,” kata Armad dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Sementara vokalis UNGU, Pasya mengatakan konser kolaborasi ini merupakan terobosan baru di bidang musik Indonesia yakni dua band bersama-sama menggelar konser di satu panggung bernuansa religi. Para personil kedua grup band ini juga telah menyiapkan konsep khusus yang dikerjakan bersama.

“Kami ingin mencoba sesuatu yang baru di atas panggung,” tambah Makki, sang pembetot bas UNGU.

Makki menambahkan dalam konser nanti selain akan dibawakan lagu-lagu religi dari album mereka, beberapa materi lagu diambilkan dari lagu religi terbaru.

“Momentum konser religi ini memang bertepatan dengan rencana peluncuran album religi UNGU sehingga dalam konser nanti akan kami bawakan juga beberapa lagu terbaru,” katanya.

Senada dengan Makki, drummer GIGI, Hendi mengatakan GIGI juga akan membawakan beberapa lagu andalan di album religi terbaru mereka.

Judul konser “Pintu SurgaMu” merupakan penggabungan dari judul album “Pintu Sorga” milik GIGI dan “SurgaMu” milik UNGU.

Konser religi GIGI dan UNGU diselenggarakan oleh sebuah stasiun radio yang bersegmentasi anak muda, Gen FM dan Pos Entertainment. Presiden Direktur Gen FM, Adrian Syarkawi mengatakan konser ini tampilnya kedua grup band ini merupakan keinginan pendengar radio yang berusia satu tahun pada 9 Agustus 2008.

“Kami pernah melakukan riset pada pedengar musik di Indonesia tentang band apa yang sangat diminati masyarakat Indonesia dalam hal musik religi. Ternyata jawabannya adalah GIGI dan UNGU,” demikian Adrian.(*)

Kang Soleh Bisa Jadi Inspirasi Kaum Muda

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora), Adhyaksa Dault, berharap petualangan terbang solo dari Sabang sampai Merauke yang dilakukan oleh Saleh Sudrajad (Kang Soleh) bisa menjadi inspirasi bagi kaum muda Indonesia untuk lebih mencintai Tanah Air dan lebih dekat dengan Yang Maha Kuasa.

“Apa yang telah dilakukan oleh Kang Soleh diharapkan akan membangkitkan rasa bangga terhadap Tanah Air, serta untuk membangkitkan semangat kaum muda agar menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya, saat menerima Saleh Sudrajad dan pengurus kelompok pencinta alam Wanadri, di Jakarta, Jumat (20/6) malam.

Saleh Sudrajat baru saja menuntuskan ekpedisi terbang solo berpesawat ultra ringan Pegasus, dan selamat mendarat di tujuan akhir, Merauke (Papua), Rabu (18/6), setelah mengawali perjalanan dari Sabang (Nanggroe Aceh Darussalam/NAD) di ujung barat pada 15 Mei 2008.

Adhyaksa secara pribadi memuji keberanian yang dilakukan oleh pria berusia 55 asal Bandung itu dan acara terbang solo tersebut merupakan salah satu dari rangkaian acara memperingati 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional..

“Sukses ini juga membuktikan bahwa hal yang semula yang dianggap mustahil, ternyata bisa dilakukan dan ini harusnya menjadi pemicu semangat bagi kaum muda bahwa kita bisa bangkit dari situasi sesulit apa pun, asalkan ada semangat dan mendekatkan diri dengan Yang Maka Kuasa,” katanya.

Rencana terbang solo sebelumnya memang sempat diragukan kesuksesannya karena pesawat ultra ringan itu harus mengarungi perjalanan sejauh 6.000km lebih dari Aceh sampai Merauke dengan kondisi alam cuaca yang tidak bisa diprediksi dan sebagian besar dari rute yang dilalui adalah lautan.

Saleh Sudrajat saat melaporkan hasil perjalanannya kepada Adhyaksa tampak terbata-bata karena terharu dan sangat terkesan dengan petualangan yang baru saja dijalaninya.

Ia menceritakan bagaimana terperangkap putasan badai Cumulus Nimbus (CB) selama 30 menit pada ketinggian 2600 kaki antara Dobo dan Timika sebelumnya akhirnya lolos dari maut dan mendarat dengan selamat di Timika.

“Saya hanya bisa pasrah saat terperangkap dalam pusaran badai dan berputar-putar selama 30 menit. Namun, kemudian pesawat didorong terus hingga akhirnya pesawat turun ke ketinggian 2000 kaki,” kata Saleh.

Saleh mengawali perjalanan dari Sabang pada 15 Mei dan kemudian singgah diberbagai daerah, yaitu Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan, Silangit Tapanuli Utara, Dumai, Pekanbaru, Rengat, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Cirebon, dan Semarang.

Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Solo, Surabaya, Grogag, Kuta Bali, Mataram, Sumbawa Besar, Bima, Ende, Larantuka, Air Panas, Pulau Babar, Saumlakki, Tual, Dobo, Timika dan berakhir di Merauke.

Secara total, Saleh berada di angkasa selama 59 jam 16 menit untuk menempuh jarak 6.435km dengan rute terpanjang Kisar-Saumlaki (285 mil) yang ditempuh selama 4 jam 15 menit secara non-stop. (*)

Robot, Teman Bercinta Manusia di Tahun 2050

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

Maastricht – Hubungan mesra antara manusia dan robot diperkirakan bukan lagi hayalan belaka di 40 tahun mendatang.

“Robot akan dibuat dengan memiliki emosi, personaliti, perasaan ingin tahu. Mereka bisa berbicara bahkan membuat manusia tertawa,” ujar David Levy, penulis buku ‘Love + Sex with Robots’ dalam sebuah konferens internasional di Maastricht University, Belanda, seperti dikutip detikINET dari AFP, Senin (16/6/2008).

Hal ini juga diungkapkan oleh periset. Mereka menyatakan, robot akan dibuat semakin mendekati manusia, baik dari segi pergerakan, emosional atau kecerdasannya. Saat ini periset juga sedang gencar mengembangkan 3 hal tersebut.

Bahkan, dalam 5 tahun kedepan diperkirakan robot yang bisa menjadi ‘boneka seks’ juga sudah dapat diciptakan. “Seperti upgrade dari alat bantu seks elektrik yang sudah banyak di pasaran,” tandas Levy.

Dengan makin pintarnya robot, diperkirakan manusia dapat berinteraksi dan bermesraan dengan robot, bahkan bercinta.

“Saya rasa semuanya akan terjadi di 40 tahun mendatang… atau bisa lebih cepat. Anda akan melihat robot yang sudah bisa menjadi teman ngobrol yang enak selayaknya berbicara dengan teman manusia,” tutur Levy.

Percintaan Manusia – Robot Tak Etis?

Menanggapi pemikiran Levy, Dylan Evans, seorang pendidik dari Inggris menyatakan, apapun yang terjadi atau sepintar apapun robot tak akan ada hubungan percintaan manusia-robot seperti halnya manusia dengan manusia.

“Robot tak bisa memilihmu, mereka tak bisa menolakmu juga. Itu akan menjadikan hubungan antar manusia-robot menjadi sangat membosankan,” ujar Evans.

Menurut Evans, walau bisa menjadi teman bercinta sekalipun, hubungan antar manusia-robot masih dianggap kurang etis.

Namun, Levy menyatakan, hubungan antar manusia-robot sangat mungkin terjadi. “Jutaan orang diluar sana sangat kesepian dan tak bisa berhubungan dengan orang lain karena masalah kepribadian mereka, mungkin terlalu malu, mempunyai kelainan seksual atau bahkan sangat buruk rupa sekalipun,” timpal Levy.

Menurutnya, robot dapat menjadi pilihan bagi orang-orang tersebut, setidaknya pilihan untuk memenuhi kebutuhan emosional atau fisiknya.

Wapres Dukung BRR Dialihkan ke Pemda Aceh

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mendukung pengalihan tugas Badan Rekonstruksi (BRR) Aceh kepada Pemda Aceh. Pengalihan tugas tersebut akan dilakukan tahun 2009 mendatang dan beralih menjadi Badan Koordinasi dan Kesinambungan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BKKRR) Aceh.

“Saya datang membicarakan kelanjutan BRR. Saya ingin setelah BRR selesai mandatnya, pemerintah Aceh bisa mengmbil alih dengan badan baru yang dikontrol oleh pemerintah Aceh dan di dalam badan teresbut perlu ada steering comitee. Wapres mendukung, sangat,” ujar Gubernur Aceh Irwandi Yusuf usai menghadap Wapres di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (17/6/2008).

Menurut Irwandi, BKKRR nantinya akan melanjutkan tugas BRR yang sebelumnya dan tetap berada di bawah pengawasan Pemda Aceh. “Fungsinya melanjutkan tugas BRR yang belum selesai. Kontrolnya oleh pemerintah Aceh,” imbuhnya.

Anggota Geng Nero Ditangkap Polisi

Posted by: donyaktani on: Juni 22, 2008

Pati (ANTARA News) – Sekelompok pelajar putri di Kecamatan Juwana, Pati, yang menamakan diri Geng Nero, Jumat, ditangkap Polisi, karena keberadaannya sangat meresahkan masyarakat.

Penangkapan gang nero berawal dari laporan masyarakat dan beredarnya video aksi kekerasan Geng Nero di Gang Cinta, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana di kalangan masyarakat.

Keempat orang anggota gang nero tersebut terdiri atas Ratna, Yunika, Maya, dan Tika, yang masih duduk di bangku kelas I SMU yang berbeda-beda di Kabupaten Pati.

Menurut Kapolres Pati AKBP Hilman Thayib melalui Kasat Reskrim AKP Sulkhan, di Pati, Jumat, penangkapan dilakukan di rumah masing-masing anggota yang berada di Kecamatan Juwana tanpa perlawanan.

Ia mengakui, penangkapan tersebut berkat laporan dari masyarakat dan penyebaran video rekaman kekerasan mereka.

Ditambahkannya, anggota mereka semula berjumlah enam orang, kini tinggal empat orang saja. “Dua orang anggota lainnya sudah pindah rumah, ada yang di Bali dan Yogyakarta,” katanya.

Dalam video rekaman kekerasan gang tersebut, korban yang bernama Lusi, siswi kelas III SMP mendapat tamparan secara bergantian oleh anggota geng tersebut. Bahkan, korban sempat diludahi pelaku.

Ratna, salah satu anggota Geng Nero, mengakui, aksi kekerasan tersebut timbul karena ada masalah dengan Lusi.

Lantas, dia menceritakan permasalahan yang dihadapinya kepada ketiga temannya.

Sedangkan pembuatan rekaman video tersebut, dilakukan sekitar April lalu di Gang Cinta.

Saat aksi kekerasan dilakukan, Ratna, siswi SMU di Juwana mengaku, tidak ikut memukuli Lusi. “Yang menampar Lusi adalah Tika sama Yunika,” kata Ratna.

Sedangkan Tika, siswi kelas I di SMU Juwana mengakui, dirinya ikut menampar Lusi sebagai bentuk aksi solidaritas terhadap temannya yang dihina oleh korban.

Menurut pengakuan sejumlah pelaku, terbentuknya gang nero saat mereka masih duduk dibangku sekolah dasar (SD).

Sementara itu, salah satu anggota Komite di dua sekolah di Kecamatan Juwana dan Batangan, Jamari, mengaku prihatin dengan aksi mereka.

“Pihak sekolah sudah memanggil orang tua masing-masing anggota gang nero tersebut,” katanya.

Terkait dengan arti gang nero, Jamari, mengungkapkan bahwa Nero diartikan jika “neko-neko” (bahasa jawa) dikeroyok atau macam-macam dikeroyok.(*)

KALENDER 2008

November 2009
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

ANDA PENGUNJUNG KE:

  • 352 hits

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Tulisan Teratas

  • Tidak ada

Arsip

Flickr Photos

Noviembre

Hairy mute - Explored Front Page!

Loch Lomond

More Photos